Monday, 9 October 2017

Alas kaki


Setiap berangkat dan pulang dari/ke syawoah (baca: kantor), selalu saja ada pemandangan yang bikin hati miris
Ketika kita sibuk dengan memilih alas kaki ber-merk yang harganya selangit di suatu toko berkelas,
dengan banyak pertimbangan yang menyangkut status sosial atau gengsi…
ada beberapa dari mereka disana yang dengan ikhlas menjajaki jalanan dengan kaki tak ber-alas
Tukang sampah, mbok2 pasar, pemulung...
pemandangan ini masih nampak di Ibukota Indonesia, apalagi di daerah... akan lebih sering lagi mata ini menangkap aksi kaki-kaki tangguh itu...

Hal ini lah yang terkadang selalu menjadi alasan buat saya, mengapa tidak perlu beli sepatu/sendal yang mahal, pemandangan itu pasti akan terlintas. walau harga yang mahal itu menawarkan kualitas yang katanya lebih baik, lebih nyaman, lebih awet, dan lebih bergengsi pastinya.
Mungkin karena saya bukan lah orang yang berlebihan, maka untuk menentukan budget adalah hal yang benar2 perlu dipertimbangkan...

Sepatu/Sendal...
Fungsi utamanya adalah sebagai alas kaki, melindungi kaki kita dari benda2 berbahaya maupun kotoran
Kaki pun akan senantiasa terjaga kebersihannya, terlindungi dari ancaman paku/beling
tapi jangan lupa !
sepatu/sendal itulah yang akan menjadi tumbalnya...
jika alas kakimu menginjak ranjau, mereka hanya bisa pasrah... menikmati rasa bau yang mendera
karena memang itulah takdir mereka... Alas... yang selalu di injak
dan seMUAHAL apa pun alas kakimu, takdirnya tetap sama...

Prihatin Soal Rohingya, AS Pertimbangkan Sanksi terhadap Myanmar
pengungsi Rohingya tak ber alaskaki 😭

berdasarkan rasa prihatin dan empati terhadap kaum yang tidak beralas kaki, serta fungsi dan takdir si alas kaki, maka saya selalu membatasi budget untuk pembelian sepatu/sendal...
Semoga Allah selalu melindungi kaki-kaki tangguh tanpa alas yang bekerja keras untuk mencari nafkah bagi diri dan keluarganya
Aamiiin... YRA...

Tuesday, 8 August 2017

Q-pUnYaCeRiTa

Saya adalah perempuan yang usianya hampir 40 rasanyagimanagitu
Mungkin buat sebagian orang beranggapan bahwa usia ini terlalu tua buat belajar beladiri
Dulu banget memang sempet belajar karate yg cuma dalam hitungan bulan, lalu stop…
di usia 20/25 sebenernya pengen banget belajar aikido, karena pengaruh film steven seagal yang action-nya mencengangkan menurut saya
Ganas, tapi teteup santai… *relax 😎
dan keinginan itu hanya sebatas keinginan. gak pernah kesampaian karena berbagai macem alasan
sampe segala malah si-anak yang disuruh ikutan aikido 😝
lalu pada akhirnya (Sept 16), ada blast email tentang adanya Kalbe Aikido Club yang ternyata udah mulai beroperasi sejak bulan Mei 2016
kurasa inilah waktunya yang tepat buat belajar aikido, w/pun usia udah segitu… #bodoamatlah

saat pertama mau bergabung dengan KAC, kucoba buat ajak temen2… tapi entah kenapa gak ada yang mau..??? 😒
akhirnya berangkat lah saya sendirian dengan PDnya ke Gedung Kalbis, Lt.4 (dulu masih numpang di ruang kemahasiswaan)
celingak-celinguk sendirian gak ketemu mahluk satu pun, kirain salah tempat/waktu, gak taunya emang mulainya suka molor
pertama kali ketemu bukan dengan PIC yang tercantum di blast-email, tapi malah ketemu sama sensei-nya duluan (waduh)
waktu itu ada tiga orang baru termasuk saya (kamidari3perusahaanyangberbeda) , tapi sekarang mereka itu entah kemana rimbanya… yang tersisa cuma saya

awalnya belajar terasa aneh, karena bawaan karate yang dulu sempet kebawa-bawa (padahal udah lama banget tapi kok masih kesangkut ya???) 😕
masih pake training & kaos, dan 2-3x latihan merasa gak nyaman dengan kostum ini
akhirnya di latihan ke-4 bisa pake Gi juga. nahhh… beda rasanya… 😉
Jadwal latihan cuma seminggu sekali, tapi rasa penasaran saya sama si aikido ini gak terbendung
akhirnya, sebisa mungkin ikutan jadwal +an latihan yang diadain, namun ternyata anggota yang lain gak se-antusias saya 😔
ketika ada anak baru lagi yang minta +an di dojo lain, ikutan lagi lah saya… 😜
waktu itu di SxxxPulogadung, deket banget dari kantor daripada harus ke Kalbis, cuma namanya numpang di tempat orang, kok rasanya gak enak, udah gitu si anak baru itu kadang nongol kadang enggak…
akhirnya sutra lah, saya nyerah… ikut kata sensei aja, latihan taiso sendiri di rumah

1 bulan... 2 bulan... pasca latihan pasti berasa sakit seluruh badan, karena memang otot-otot disitu jarang kepake, sampe berasa kayak salah urat (nyalahin si urat) padahal mah memang karena selama ini tuh otot kelamaan dianggurin. Belom lagi capek otak karena harus mengamati-memahami-menjalani segala waza, hafalin vocabulary aikido, dan filosofi-filosofi yang selalu mengiringi kami selama latihan. Jadi bisa dibilang pada awal-awal belajar aikido, itu berasa lebih capek otaknya daripada ototnya 😃

3 bulan… 4 bulan… dan sekarang udah hampir setahun belajar aikido, manfaatnya semakin terasa…
terkadang suka ngerasa heran sendiri, kok saya punya reflek begini/begitu yang sebelum belajar aikido, reflek itu gak pernah muncul…
beberapa kali menggagalkan terjunnya suatu barang, yang gak sengaja kesenggol tangan dari atas meja...
ketika mengendarai motor ternyata bisa belok kanan/kiri di kemacetan tanpa harus turun kaki…
entah kenapa bisa begitu???😌
Sensei juga pernah punya cerita, saat terpeleset beliau reflek segera bangkit, lalu baru menyadari jika barusan dirinya terjatuh setelah dirasa baju bagian belakangnya basah/kotor kena rumput/tanah

Itu baru sebagian kecil efek dari belajar aikido, masih jauh dari harapan orang yang pada umumnya kepengen jadi ORANG JAGO ketika mempelajari suatu ilmu beladiri.
buat saya, belajar aikido ini punya segudang manfaat…, antaranya;
  • Bisa memiliki reflek yang baik ketika suatu saat terjatuh (kurangi resiko cedera)
  • Memanfaatkan tenaga lawan bila ada yang berbuat kejahatan, tanpa mengandalkan tenaga diri yang relatif kecil (perempuan, berumur)
kalau pun ternyata bisa jadi ORANG JAGO, itu cuma bonus… #bahasakekinian
secuilmanfaatdirasabelomgenapsetahunlatihan 👆 gimanayangudahbelasanpuluhantahuncoba?

Manfaat yang paling utama sebetulnya adalah SEHAT, karena apapun profesinya, apapun statusnya, manusia itu perlu olahraga, kenapa?
karena kita makhluk hidup yang salah satu naturnya ialah terus bergerak. kita adalah manusia yang memiliki sifat alami dan genetik untuk selalu aktif. manusia primitif tidak mengenal olahraga, karena kesehariannya sudah merupakan aktifitas fisik, yang terstruktur dan tidak asal muter-muter keliling-keliling dunia karena tidak ada kendaraan modern. Olahraga juga merupakan aktivitas yang menggerakkan badan kita agar badan ini tidak mudah lelah dan sakit. olahraga bertujuan untuk membentuk insan yang kuat dan sehat. Dalam islam, sehat itu dikatakan no dua setelah nikmat iman. Karena banyak ibadah yang memerlukan tubuh kita yang sehat dan kuat.

Di riwayatkan dalam sebuah hadist:
Dari Abu Hurairah r.a berkata: Rasulullah SAW bersabda: ”Orang mukmin yang kuat adalah lebih baik dan lebih dicintai daripada mukmin yang lemah. Namun keduanya itu sama memperoleh kebaikan. Berlombalah dalam apa saja yang memberikan manfaat dan memohonlah pertolongan kepada Allah dan jangan merasa lemah. jika kamu terkena suatu musibah janganlah kamu berkata : “Andai saja saya mengerjakan yang lain, tentu tidak akan seperti ini.” Tetapi berkatalah: ”Ini takdir Allah dan hanya Allah yang menghendaki semua ini.” Sebab kata “Andaikata/andaikan” itu membuka pintu godaan syaiton.” (H.R Muslim)

dan buat perempuan, perlu banget kita belajar beladiri… karena banyak lelaki yang suka memanfaatkan kelemahan wanita
walaupun kita mahluk lemah, tapi kita juga harus bisa atasi dengan memanfaatkan* kekuatan mereka!
dan buat paralelaki, jadilah lelaki yang tangguh… supaya bisa melindungi diri dan keluarganya dari resiko kejahatan yang ada disekitar kita tanpa harus menjadi HULK*
💪💪💪*that's why aikido
so… no matter your age, no matter your gender, lets play with aikido… #it's Fun

Wednesday, 26 July 2017

gAyA HiDuP vs kEbUtuHaN hIdUp


gayanya selalu kekinian...
selalu ikut trend yg lg hits...
baju baru selalu kebeli paling gak sbulan skali
seri HP jg selalu update
motor pun TERbaru biar kata ngredit

baju ber-merk
sepatu ber-merk
jam ber-merk
segala-gala diupayain ber-merk

suka jajanan hits w/pun itu mahil
hobi wiskulan gapeduli itu nguras isi dompet

yg penting hits
yg penting keuren
yg penting keKINIan

Image result for gaya hidup

yang gak habis pikir ketika suatu saat...
butuh sesuatu
beli sesuatu
dari seorang teman, dia bilang...
"akhir bulan aj y..."

zonk!!!
kena deh,
padahal si temannya itu;
jarang beli baju
HPnya jadul
Motornya tuwek
baju abal2
sepatu alakadar
pokoknya jauh dari kata "gAyA" dehhh...

padahal, sejatinya si teman itu jg jualan krn tuntutan kEbUtUhAn HiDuP
#apabolehbaut
#inilahHidupKekinian
#seupedh

Tuesday, 13 June 2017

moslem

Sebagai seorang Muslim itu, ibarat sebagai pengguna Jalan Raya
Rambu2nya Al-Qur'an & Hadist
Bila dilanggar resikonya cilaka! alias Neraka
Bila diTAAT insyaAllah SELAMAT, aman, nyaman, alias Surga diraih

my 1st quote.
maksudnya mah pengingat diri, kalo mau selamet dunia-akherat y musti pegang teguh kedua itu. seberapa lama kita hidup maka selama itu pula kita sebagai pengguna jalan raya. 24 hours 7 weeks n blablabla... all of my life. lahir ga bawa apa2, smoga wafat bawa bekal amalan yg cukup... ( آمِيْن يَا رَبَّ العَالَمِيْنَ )

Image result for sebaik2nya manusia adalah 

Dan hidup itu bukan cuma untuk cari kenikmatan semata, tp gmn caranya kita bisa bermanfaat buat banyak orang. Semangat Hidup..!!!

Wednesday, 18 January 2017

Unaccompanied Minors (U.M.)

awal tahun 2017, aul musti balik ke Jogja sendiri, masa liburannya udah habis...#backtoschoolagain. eyang udah jalan duluan minggu lalu, si mbah malah baru kemaren diantar ayah'e naek mobil, cuman tuh mobil puenuh bingit. jadi y sudahlah... naek pesawat sendiri aja y kak...

aul baru 11th, termasuk kategori penumpang di bawah usia 12 yang bisa menggunakan layanan U.M. (Unaccompanied Minors), intinya penumpang tanpa pendamping alias bocah. ada juga sih yang menggunakan layanan ini untuk lansia

awalnya sedikit ragu untuk meyakinkan diri bahwa aul bakal  aman2 aja sampe Jogja, apalagi si om pake segala comment yg nakut2in :( alhasil berseluncurlah saya ke mbah gugel, dan trnyata banyak juga orang yang udah ngejalanin n share pengalamannya ketika U.M, bahkan ada yang dari usia 7th *woww-keureen...

sebelumnya juga udah pernah tau malahan dari temen, ada yang seusia aul juga, tapi dari luar negri (Rusia). berapa kali transit coba, buat sampe ke tujuan kota Jogja... *salut

berikut pengalaman U.M aul pertama x...
  • cari maskapai dg layanan U.M
lion grup memberikan layanan ini free, tapi untuk booking gak bisa online (harus dr call center). untuk maskapai putih-ijo bisa melakukan booking online, tapi untuk U.M ada biaya +an skitar 150rb (lumayan brasa klo buat sayah)
  • datang 1 jam sebelum
karena saat check-in musti ada acara isi2 dokumen yg menjelaskan identitas pengantar maupun penjemput di Bandara yg di tuju, maka siapkan waktu untuk hal tsb. check-in dibantu si pengantar. setelah pengisian form selesai, petugas memberikan hang tag U.M.
kalo belum boarding, boleh ijin dulu buat pending masuk area boarding, *msh ada kesempatan ngobrol & selfie2an 😉


  • serah terima bocah
ketika sudah jamnya boarding, y sudah... si petugas bandara menghampiri kami yang masih asyik ngobrol, dan dia anterin penumpang U.M.baca: aul menuju area boarding sampe serah terima lagi ke pramugari pesawat. sempet ada kasus, dompet aul ilang padahal tiket di dalem situ +sangu2nya 😓, taunya pas hampir aja aku keluar dari ruang chek in ada yang manggil2 (ternyata aul & si mas petugas dari arah ruang boarding *keluar lagi) belum ada 5 menit pisah, agak panik... balik ke tempat duduk tadi, ternyata jatuh di bangku tunggu dan diselamatkan oleh ibu2 yang duduk menggantikan kami disitu (serahin ke petugas security). Alhamdulillah....😁 *aya-ayawae
  • jangan telat njemput
setelah landing, sang pramugari akan kembali serah terima ke petugas bandara. diharapkan untuk tepat waktu saat penjemputan, karena si petugas hanya memiliki tanggungjawab untuk menemani hingga pintu keluar bandara bukan tugasnya nungguin penjemput. kali ini petugasnya cantik euy...

  •  Tips
Jangan kebanyakan bawaan y... biar lebih praktis, jadi gak pake antri2an bagasi, cukup gembolan2 yg sesuai dengan ukuran yang diperbolehkan untuk masuk kabin. pastikan HP bocah standby batere & tentunya online/ada pulsa. jadi kalo mau kontak langsung dimungkinkan

Friday, 25 November 2016

MASA KATSU AGATSU KATSU HAYABI

Mungkin sang Judul nampak jakasembung dengan apa yang akan dibahas disini...
karena memang saya tergelitik ingin mengkaitkan ilmu yang sedang dipelajari dalam filosofi beladiri aikido.
 "Masa katsu Agatsu, Katsu Hayabi" yang berarti bahwa Kemenangan sejati adalah kemenangan atas diri sendiri; kemenangan sejati adalah kemenangan tanpa pergulatan sedikitpun" (Morihei Ueshiba)

kalo dipikir2... selama ini Islam memang selalu mengajarkan hal tersebut, tapi memang juga banyak umatnya yang belum total dalam memahami n menjalaninya. mendapatkan ilmu ini dari aikido, sekilas mengingatkan kembali, betapa berbahayanya sang Hawa Nafsu bila tidak bisa kita kendalikan.
berikut adalah salah satu dari sekian banyak ayat di Al Quran yang membahas tentang Hawa Nafsu dan beberapa Hadistnya.
 
وَمَا أُبَرِّئُ نَفْسِي إِنَّ النَّفْسَ لأمَّارَةٌ بِالسُّوءِ إِلا مَا رَحِمَ رَبِّي إِنَّ رَبِّي غَفُورٌ رَحِيمٌ

“Dan Aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), Karena Sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha penyanyang.” (Qs. Yusuf 53)

Sebagian orang bijak berkata, "Barang siapa menyirami anggota badannya dengan hawa nafsu, maka ia menanam pohon penyesalan dalam hatinya." [Imam Al-Ghazali, Mukâsyafah al-Qulûb, h. 17]
Terdapat tiga perkara yang menyelamatkan dan tiga perkara yang membinasakan.
Rasulullah s.a.w bersabda, maksudnya: "Tiga perkara yang menyelamatkan, yaitu takut pada Allah ketika bersendirian dan di khalayak ramai, berlaku adil pada saat nyaman maupun marah, bersikap cermat ketika susah dan senang, dan tiga perkara yang membinasakan yaitu mengikuti hawa nafsu, terlampau bakhil dan kagum terhadap dirinya sendiri."
Hawa nafsu perlu dilawan, tetapi melawannya bukan perkara yang mudah. Maka jihad melawan hawa nafsu lebih utama daripada jihad lain.
Dalam menghadapi pertarungan jiwa ini manusia terbahagi kepada tiga golongan:
1. Golongan yang dapat ditewaskan oleh hawa nafsu mereka. Inilah golongan orang kafir dan orang yang menuruti cara mereka, yaitu orang yang melupakan Allah, lantas Allah melupakan mereka.
2. Golongan yang berjihad melawan dirinya yaitu bertarung memerangi hawa nafsunya. Kadangkala mereka menang dan kadangkala mereka kalah. Apabila mereka menyadari mereka bertaubat dan apabila mereka melakukan dosa mereka menyesal dan memohon ampun daripada Allah.
3. Golongan maksum (terpelihara dari dosa) iaitu para nabi dan rasul. Nabi dan rasul adalah mereka yang dikurniakan keistimewaan oleh Allah sesuai dengan tanggungjawab yang dipikul oleh mereka sebagai penyampai risalah Allah kepada seluruh manusia.
Rasulullah s.a.w bersabda yang maksudnya: "Orang yang berjihad itu ialah mereka yang berjihad menentang nafsunya. "
Para sahabat nabi ketika pulang dari berperang dengan orang-orang kafir sering berkata, "kami telah kembali dari jihad terkecil menuju ke jihad terbesar!".
Demikian ini disebabkan melawan hawa nafsu dan syaitan berlaku pada setiap masa, sementara berperang dengan orang kafir jarang sekali. Dengan demikian, upaya melawan hawa nafsu adalah sangat mulia bahkan melebihi jihad berperang. Beratnya melawan hawa nafsu itu sendiri diakui oleh para sahabat nabi.
Bahkan Nabi Sulaiman a.s. pun pernah bersabda : "Sungguh, upaya mengalahkan hawa nafsu lebih berat ketimbang menaklukkan sebuah kota!" [Al-Ghazali, Mukasyah al-Qulub, h.15]

Tuesday, 11 October 2016

AIKIDO BUKAN BELADIRI BIASA #ISTIMEWA

Prinsip Dasar
Aikido juga menekankan pada prinsip kelembutan dan bagaimana untuk mengasihi serta membimbing lawan. Oleh karena itu dalam aikido ini juga tidak mengenal sistem kompetisi atau pertandingan

Filosofi Aikido
Kekuatan Aikido terletak pada filosofinya. Filosofi Aikido sarat akan filosofi kehidupan. Aikido mengajarkan bagaimana seseorang harus bersikap, bagaimana seseorang harus menghargai kehidupan, dll.

"One thing that makes AIKIDO is so powerful"

it utilizes power of opponents to win the fight.

Dasar Pemikiran

Dengan semakin tingginya angka pengangguran di Indonesia, maka semakin banyak tidak kriminalitas akhir-akhir ini yang berdampak pada rawannya keamanan kita, khususnya di Ibu Kota. Perampokan, penculikan, penodongan, pelecehan terhadap kaum anak, wanita dan tindak kriminal lainnya menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari yang sering terjadi bahkan ditempat-tempat ramai sekalipun. Hal ini merupakan mimpi buruk bagi mereka yang pernah mengalaminya.

Jaminan keamanan yang dijanjikan oleh pemerintah tidak mampu mengatasi kekawatiran kita, sekalipun aparat keamanan telah bekerja keras untuk mengatasinya, karena jumlah aparat keamanan tidak sebanding dengan jumlah masyarakatnya. Salah satu cara peningkatan keamanan kita pribadi adalah membekali diri dengan kemampuan bela diri untuk melatih fisik kita agar waspada dalam menghadapi peristiwa-peristiwa itu.

Walaupun ini bukan jaminan keselamatan, tapi setidaknya kita telah berupaya mempersiapkan diri, sehingga tahu harus berbuat apa pada saat menghadapi serangan yang datang tiba-tiba. Selain dari itu Aikido juga dapat bermanfaat bagi para Eksekutif yang oleh kesibukannya kadang – kadang kurang sempat untuk berolahraga, maka Aikido sangat mungkin untuk dipelajari, mengingat gerakannya yang lembut dan fleksibel. Aikido juga dapat di pelajari oleh setiap orang dari berbagai usia, mulai dari anak-anak, sampai orang tua, baik laki-laki maupun perempuan.

Sekilas Tentang Aikido

Menjelang akhir abad ke-18, muncul seorang pendekar yang sangat disegani pada jamannya yaitu Shokaku Takeda (1860-1949), seorang Samurai yang ahli memainkan pedang dari aliran Aiki-Jujutsu dan dari sinilah Morihei Ueshiba (1883-1969) atau bisa disebut O Sensei (Guru Besar) belajar teknik-teknik bela diri yang kemudian mengganti nama Jujutsu menjadi DO, kemudian dikenal menjadi Aikido. Nama Aikido berarti “The Way of Harmony” dan terkenal dengan teknik-teknik lembut yang bergerak secara melingkar dengan memanfaatkan tenaga lawan. Teknik-teknik ini dalam literature bela diri sebetulnya sudah dikenal sejak abad ke-X, tapi berhubung hanya dipelajari oleh kalangan elite samurai dan para bangsawan, maka perkembangannya sangat terbatas.

Teknik Aikido yang dipercaya berasal dari teknik permainan pedang secara umum terbagi menjadi 2 (dua) teknik yaitu :

Teknik Kunci (Katame waza)
Teknik Banting (Nage waza)

Kedua teknik ini saling melengkapi satu sama lainnya dan dapat dipelajari oleh semua golongan, tua,muda,anak anak pria atau wanita. Gerakan-gerakan Aikido yang lembut tidak membutuhkan tenaga yang besar untuk menjatuhkan lawan. Aikido tidak mengajarkan bagaimana menggunakan pukulan ataupun tendangan, tapi bagaimana kita merespon/bergerak dalam menghadapi serangan-serangan, termasuk menghadapi serangan bersenjata tajam. Untuk mempelajari teknik-teknik ini, diperlukan waktu dan ketekunan berlatih.

In Aikido training, we learn from everyone. We learn from the most experience people, but we also learn from new students. Everyone is connected through the heart and develops a mutual understanding. It is important to create a place where that can happen.
-Linda Holiday-


Filosofi Aikido

Nama Aikido sendiri memiliki arti yang mencerminkan harapan dari pendirinya. Aikido terdiri dari 3 buah karakter kanji Jepang yaitu Ai yang berarti Keharmonisan gerakan tubuh dengan jiwa, Ki yang berarti Energi kehidupan (Chi) dan Do yang berarti Jalan. Jadi Aikido berarti Jalan untuk mengharmoniskan gerakan tubuh dan jiwa dengan energi kehidupan. Dengan kata lain Aikido merupakan suatu jalan untuk mengharmoniskan semua yang ada di kehidupan kita.

Aikido juga menekankan pada prinsip kelembutan dan bagaimana untuk mengasihi serta membimbing lawan. Oleh karena itu dalam Aikido ini juga tidak mengenal sistem kompetisi atau pertandingan, seperti beladiri-beladiri lainnya. Namun sistem kompetisinya lebih bersifat embukai (peragaan teknik). Prinsip ini diterapkan pada gerakan-gerakannya yang tidak menangkis serangan lawan atau melawan kekuatan dengan kekuatan tetapi “mengarahkan” serangan lawan untuk kemudian menaklukkan lawan tanpa ada niat untuk mencederai lawan. Berbeda dengan beladiri pada umumnya yang lebih mengutamakan pada latihan kekuatan fisik dan stamina, Aikido lebih mendasarkan latihannya pada penguasaan diri dan kesempurnaan teknik.

Bersandar kepada arti nama Aikido maka Aikido dapat dipelajari oleh siapapun tanpa mengenal batas umur, keadaan fisik yang kuat atau lemah, lelaki maupun perempuan. Ini disebabkan Aikido tidak berpaku hanya mengandalkan tehnik dan kekuatan fisik semata tapi lebih luas dari itu. Kekuatan Aikido terletak pada filosofinya. Filosofi Aikido sarat akan filosofi kehidupan. Jika seseorang mulai mempelajarinya, maka ia akan mendapatkan sesuatu yang sangat berharga dan dapat digunakan di dalam kehidupan sehari-hari dan bukan sekedar tehnik belaka. Aikido mengajarkan bagaimana seseorang harus bersikap, bagaimana seseorang harus menghargai kehidupan dan lain-lain.

Hal ini berarti bahwa mempelajari aikido, tidak semata mengerti tatacara gerak fisik bela dirinya semata, namun juga harus memahami filosofi apa yang mendasari tehnik fisik yang ada. Sebab, jika tidak, maka seorang praktisi aikido akan memahami bela diri aikido sebagai semata-mata salah satu jenis olah raga semata. Aikido kemudian akan kehilangan esensinya sebagai aikido, dan tinggal sebagai tehnik bela diri semata.

Dojo

Dojo adalah tempat berlatih Aikido yang dilengkapi dengan Tatami (Matras). Fasilitas yang dibutuhkan untuk berlatih adalah :

Matras berukuran 1 x 2 meter dengan ketebalan + 5 Cm sebanyak 20 lembar/di sesuaikan
Atau Puzzle berukuran 1×1 meter dengan ketebalan + 3 Cm sebanyak 30 lembar/di sesuaikan
GI (baju bela diri) berwarna putih, terdiri dari baju, celana dan sabuk
Waktu latihan 1x seminggu dengan durasi @ 60 menit atau 90 menit

Tingkatan Dalam Aikido

Tingkatan dalam Aikido terdiri dari 2 bagian yaitu KYU dan DAN. Di bawah ini adalah jenjang tingkatan dalam Aikido :

– Kyu 5 s/d Kyu 4    :     Ban Putih (anak-anak dibawah 14 tahun dimulai Kyu 10)

– Kyu 3 s/d Kyu 1    :     Ban Coklat

– Dan 1 s/d Dan 10 :     Ban Hitam

Pengujian kenaikan tingkat (Kyu) dilakukan 6 bulan sekali, dilakukan oleh Ketua Dewan Guru Institut Aikido Indonesia. Sedangkan untuk kenaikan DAN akan diuji oleh utusan dari Hombu Aikikai Jepang (Sertifikasi Internasional).

lebih lengkapnya disini